DEMA FEBI IAIN Kudus

Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Maret 2018

HMJ STAIN Kudus Siapkan Kader Jurnalis



KUDUS,Suaranahdliyin.com – Menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya mengelola media, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah dan Ekonomi Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus mengadakan pelatihan jurnalistik dan media sosial, di Gedung Rektoriat, Sabtu (03/03/2018).
Ketua HMJ Syariah, Muhammad Jamaluddin, mengatakan pelatihan ini diadakan untuk menyiapkan kader yang cerdas bermedia.
“Ada sekitar 30 peserta yang hadir, semuanya diberikan materi dan pendampingan untuk bisa mengelola media sosial dengan baik,” ujarnya.
Jamal juga menyampaikan kegiatan ini sekaligus menjadi program rintisan untuk mendirikan lembaga pers tersendiri di bawah naungan HMJ Syariah dan Ekonomi Islam. Menurutnya itu diperlukan untuk menampung aspirasi bagi mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam agar tersampaikan dan diperhitungkan oleh para pemangku kebijakan, utamanya di kampus.
“Nanti kalau sudah jadi IAIN, kita juga ingin mendirikan lembaga pers sendiri yang berfokus pada isu seputar mahasiswa syariah dan ekonomi Islam,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, peserta diberi materi soal jurnalistik dasar dan desain grafis. Selanjutnya untuk rencana tindak lanjut peserta akan diberikan follow up berupa materi teknis yang berhubungan dengan ilmu jurnalistik. Seperti berita, artikel, latihan memetakan isu, dan sebagainya.
“Saat ini saya coba menjaring kerjasama dengan Paradigma untuk menyiapkan itu semua,” jelasnya.
Menurut salah satu peserta, Ila Mardhatillah, pelatihan seperti ini penting untuk mengedukasi mahasiswa dalam mengelola media, utamanya media sosial.
“Jadikan media sosial tidak hanya bermanfaat di dunia tetapi juga meraih pahala dan kebaikan hingga di akhirat,” tulisnya dalam secarik kertas tantangan dari panitia. (rid)

Sumber : Suara Nahdliyin

Jumat, 16 Februari 2018

PELANTIKAN HMJ SEI STAIN KUDUS 2018



TINTAPERGERAKAN.COM-Seperti hal nya Organisasi yang lain, setelah adanya Re-organisasi pengurus, maka kepengurusan selanjutnya harus siap meneruskannya. Begitupun dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Kudus, Selasa kemarin mengadakan pelantikan kepengurusan baru dan sekaligus mengadakan dialog interaktif di gedung Jurusan lantai 3 kampus barat.
Muhammad Jamaluddin  ketua terpilih HMJ Syariah dan Ekonomi Islam 2018 berharap untuk HMJ Syariah ini dapat sesuai dengan tema yang di ambil dalam pelantikan.
‘’Yaitu Wujudkan Karyamu untuk Syariah dan Ekonomi Islam 2018 karena kita harus menyiapkan berbagai hal  peralihan menjadi institut. Salah satu diantaranya ialah HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Study) di masing masing prodi karena tingkat keaktifan di HMJ  dari tahun ke tahun semakin tinggi. Jadi, untuk yang tidak menjadi pengurus tidak perlu pesimis,’’tutur pria yang akrab dipanggil Jamal oleh kerabat pengurusnya.
Julianto selaku Ketua Demisioner HMJ Syariah dan Ekonomi Islam 2017, memberikan wejangan kepada pengurus baru harus bisa belajar dari tahun kemarin karena sebagai pengurus HMJ SEI akan di pandang mahasiswa lain dan harus bisa menjaga sikap terutama kedisiplinan, karena menjadi panutan dari mahasiswa yang lain. ‘’Selain itu dalam membentuk program kerja sekiranya harus bisa menyeluruh dari setiap masing-masing prodi, agar mereka  merasa di perhatikan oleh HMJ SEI walaupun hanya satu kali,’’ujarnya.
Supriyadi, S.H., M.Hum, ketua Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, mengapresiasi kepada kepengurusan baru HMJ Syariah dan Ekonomi Islam yang sudah dilantik.
‘’Terimakasih atas jerih payah kepada kepungurusan lama HMJ Syariah yang selama ini telah bekerjasama dan menjadi contoh dalam memberikan suri tauladan terhadap mahasiswa syariah secara keseluruhan,’’ucapnya.
Supriyadi begitu bangga terhadap para aktivis HMJ Syariah karena menurutnya dalam hal berorganisasi pasti akan selalu ada manfaat besar yang diterima. ‘’Selama organisasi tersebut legal sesuai dengan ideologi agama dan negara. Karena  kita merupakan bagian dari motor penggerak kebaradaan kampus STAIN Kudus yang nantinya akan segera menjadi IAIN Kudus,’’pungkasnya. (Nisri/Soli)